April 2, 2011 News No Comments

Kesibukan Asisten Gardu Induk (GI) 150 kV Cengkareng M Rahmat sudah nampak sejak sehari sebelumnya (31/3/2011). Dibantu operator GI Yuli Setiawan dan A Julianto, ketiga mempersiapkan energized SUTT 150 kV New Tangerang-Cengkareng, Jumat (1/4/2011). Sempat molor beberapa saat dari waktu yang direncanakan, akhirnya sejak pukul 17.21 waktu setempat penghantar tersebut resmi beroperasi dengan masuknya Sistem Pemutus Tenaga (PMT) Penghantar New Tangerang sirkit 2 yang dioperaskan dari GI Tangerang. Dengan demikian dua sirkit telah beroperasi dan siap memperkuat system Jakarta yang memasok ke tempat strategis Bandara Soekarno – Hatta, Jakarta. Syukuran energized penghantar tersebut dilakukan secara sederhana di GI Cengkareng ditandai dengan pemotongan tumpeng. Pemotongan pertama dilakukan oleh GM PLN P3B JB Jemjem Kurnaen Rahardjadisusul Manajer Bidang Pengembangan Penyaluran Pramono DS dan Manajer Region Jakarta dan Banten Nugraha Rohman kepada Direktur Konsorsium Abiyasa, Qdc Indonesia dan KMI. Pekerjaan rekonduktoring SUTT 150 kV New Tangerang-Cengkarang merupakan salah satu Proyek Percepatan Terkait Pembangunan Pembangkit 6900 MW Jawa Bali. Proyek ini merupakan proyek paket 2 terkait PLTU 3 Banten. Panjang transmisi SUTT ini 6.5 kilometer sirkit (kms) dengan jumlah tiang sebanyak 34 tiang yangterdiri dari 23 tiang tension, 11 ttiang suspension dan 32 steel pole serta 2 tower lattice. Menurut Direktur 2 Proyek Percepatan 6900 MW Lastono Haliwanto, “Rekonduktoring SUTT 150 kV New Tangerang Cengkareng merupakan proyek pembangunan transmisi tegangan tinggi yang menggunakan teknologi baru di Indonesia. Konduktor yang digunakan terbilang baru, ACCC (AC3) sehingga memerlukan perlatan kerja dan kompetensi khusus untuk pengerjaannya.” Hal senada disampaikan Direktur Utama Qdc Indonesia Redi Subekti menambahkan, AC3 adalah konduktor teknologi baru yg dapat mengalirkan daya jauh lebih besar di bandingkan konduktor konvensional yg selama ini di pergunakan PLN. Teknologi AC3 ini akan banyak di perlukan oleh PLN untuk meningkatkan kemampuan daya jaringan transmisi tegangan tinggi yang ada saat ini untuk mendukung dan sejalan dengan program percepatan pembangunan kapasitas pembangkit 2 x 10.000 MW oleh PLN. PT. Qdc Technologies adalah perusahaan nasional yg bergerak dalam pembangunan infrastruktur Power dan Telekomunikasi dan saat ini telah siap meningkatkan kapasitas untuk mendukung program percepatan pembangunan daya 2×10.000 MQ PLN, demikian di sampaikan oleh Redi Subekti, Direktur Utama PT. Qdc Technologies. Salah satu ke unggulan penggunaan AC3 adalah bahwa konduktor ini telah mampu di produksi oleh pabrikan nasional yaitu oleh PT. KMI Wire and Cable Tbk. sehingga akan meningkatkan porsi lokal komponen nasional dan menghemat devisa nasional, menurut Iming Sujana, direktur KMI SUTT 150 kV New Tangerang-Cengkarang merupakan konduktor AC3 pertama yan terpasang di system Jawa Bali. Sebelumnya tekonologi transmisi ini telah terpasang di system Sumatera. Sementara itu, konduktor eksisting adalah double zebra dengan kapastas hantar arus nominal (2 x 835 A) 1670 A/sirkit, direkoduktoring dengan type konduktor double AC3 Dublin (520 mm2) dengan kapasitas hantar arus pada suhu 175 derajat Celsius (2x1711A) 3422 A/srikt. “Sehingga kemampuan arus hantar setelah rekonduktoring menjadi 2 kali konduktor sebelumnya. Proses operasi penghantar ini dimulai pada 10 November 2010 lalu, dilakukan dengan pemadaman sirkit 1 untuk pelaksanaan rekonduktoring. Tanggal 16 Februari 2011 pada pukul 14.09 dilakukan energized penghantar tersebut..hantarnya. Sedangkan sirkit 2 dipadamkan pada 16 Februari 2011 untuk pengamatan performa konduktor sirkit 1. Setelah dipastikan sempurna dan diterbitkan sertifikasi layak operasi dilakukan energized penghantar tersebut pada 1 April 2011. Proyek pembangunan ini merupakan proyek amandemen yang terjadi pada 21 Juni 2010, dengan kontrak amandemen untuk perubahan pabrikan dari Lamifil Belgia ke pabrikan dalam negeri, PT Kabel Metal Indonesia. (source: PLN P3B)

Written by admin